Prediksi Skor Manchester United VS Everton 04 Agust 2025
interwinsport – Musim baru Premier League bakal dimulai dalam suasana hangat dari Premier League Summer Series di Amerika Serikat—penuh peluang untuk memberikan sinyal siapa yang pantas jadi favorit musim ini. Manchester United vs Everton menjadi match penutup, dijadwalkan minggu dini hari jam 04.00 WIB (10 pm BST / 5 pm ET) di Mercedes‑Benz Stadium, Atlanta.
The Red Devils ingin menutup tur pra‑musim dengan rekor sempurna, sementara Everton harus membuktikan mereka bukan sekadar pajangan setelah dua kemenangan awal mereka kandas.

Tren, Statistik & H2H
-
Manchester United datang dengan performa impresif: dua kemenangan pra-musim melawan West Ham (2‑1) dan Bournemouth (4‑1), membuat mereka berada di puncak klasemen Summer Series sebelum pertandingan ini.
-
Everton justru sebaliknya—belum pernah menang dalam dua laga, kalah dari Bournemouth dan West Ham, menciptakan sinyal gelap untuk Moyes dan timnya.
-
Rekor head-to-head sangat jelas: MU menang 96 kali, Everton hanya 71, dan tak terkalahkan di lima laga terakhir, termasuk hasil imbang terakhir 2–2 pada Februari 2025.
Faktor Penentu di Lapangan
-
Manchester United sekarang punya dua bintang anyar: Bryan Mbeumo sudah memastikan debut, sedangkan Matheus Cunha rehat singkat karena kelelahan tapi siap dimainkan. Hojlund mulai menemukan ritme gol dan terus mencetak untuk klub musim lalu.
-
Everton masih kacau dengan lini pertahanan lemah dan penyerang Beto yang hanya sesekali meledak gol—belum konsisten sejak kembali dari cedera. Moyes sendiri menyuarakan kekhawatiran atas kesiapan tim untuk musim baru.

Prediksi Skor: Manchester United 3‑1 Everton
-
Kemungkinan pencetak gol: Rasmus Højlund, Bryan Mbeumo atau Matheus Cunha (MU); Beto atau Iliman Ndiaye (Everton)
-
Prediksi skor alternatif: Ada juga pakar yang memrediksi jumlah gol akan melebihi 2.5 dengan MU dominan 3‑1 atau menang bersih 2‑0.
Manchester United dinilai berada di atas angin—dengan skuat yang lebih lengkap, tempo permainan meningkat, dan catatan impresif dalam dua laga awal. Everton belum bangkit dari performa buruk pra-musim dan kelemahan lini belakang jadi batu sandungan utama.